Info Otomotif
Rabu, 25 Januari 2012
CRT Di mata Lorenzo dan Tim Yamaha
Kategory : Motor Sport

OTOCOID, Jakarta - Mulai musim 2012, balapan MotoGP akan diwarnai dengan klasifikasi baru yang bernama Claiming Rules Team (CRT). Para pembalap di kategori baru ini akan balapan bersama dengan pembalap pabrikan dan satelit di MotoGP 2012. Perbedaannya dengan tim dari motor prototipe adalah tim CRT diperbolehkan menggunakan bahan bakar dan mesin yang lebih banyak. Penyelenggara MotoGP, Dorna berasalan usulan CRT ini untuk menekan biaya dan alternative pengganti balapan prototipe. Lalu apa komentar Jorge Lorenzo mengenai hal ini?

 

Pada dasarnya, pembalap Yamaha Factory Racing yang ditemui redaksi di Jakarta, beberapa waktu lalu, menyambut baik adanya kelas baru di balapan MotoGP 2012. “CRT akan membuat balapan musim 2012 semakin menarik. Tim-tim CRT tidak membutuhkan banyak dana untuk ikut MotoGP, sehingga jumlah starter pembalap akan menjadi lebih banyak dan semarak,” tutur Lorenzo.

 

Senada juga diungkapkan Hiroo Saito, MotoGP Manager Motorsport Development Division Yamaha, yang mendukung CRT sebagai pelengkap MotoGP. Saito menjelaskan kondisi ekonomi yang belum membaik, membuat pihak pabrikan tidak bisa menciptakan motor prototipe dalam jumlah banyak. Selain itu, dengan ada CRT, MotoGP akan memunculkan nuansa dan aroma baru yang bisa memberikan tontonan menarik bagi pengunjung.

 

Namun jika CRT akan digunakan untuk menggantikan kelas prototipe, tunggu dulu. Pasalnya MotoGP merupakan kelas tertinggi balapan motor di dunia yang identik dengan paling cepat, paling canggih dan motornya tidak bisa ditemui di jalanan. “MotoGP identik dengan prototipe-nya. Sebagai manufaktur, kami tidak setuju jika CRT akan menghilangkan kategori motor prototipe,” tukas Saito.

 

Dengan adanya regulasi CRT, peserta MotoGP 2012 memang menjadi bertambah. Untuk kelas prototipe, hanya diisi 12 pembalap saja. Sedangkan tim yang telah bersiap masuk ke CRT sudah diseleksi menjadi 9 pembalap dengan membeli mesin pabrikan seharga 20.000 Euro. Keistimewaa CRT lainnya, motor CRT bisa membawa bahan bakar 24 liter, sedangkan prototipe 21 liter dan CRT diizinkan untuk menggunakan 12 mesin, sementara kelas prototipe hanya 6 mesin. (M. Lulut)

 

 
Share |
Tags :



Kirim komentar
Nama
Email (tidak akan di publish)
 
Komentar
Masukan kode berikut :

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
 
 
Powered by Virtual Consulting